Ketua Majelis Taklim A l – Hikam Sutawangi Lulusan Pesantren Babakan Ciwaringin

 FEATURE TOKOH

Oleh Alpia Nur Zakiyyah Atorid

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    Ketua Majelis taklim di masjid jami al – hikam Sutawangi, Toto Husni Atorid, 49, memiliki riwayat pendidikan pesantren di pondok pesantren putra melati kebon jambu desa Babakan kecamatan Ciwanringin Kabupaten Cirebon. Beliau dilahirkan dari seorang ayah  yang memiliki panggilan “kiai”, dengan kakeknya yang seorang kiai juga. Tidak heran jika keturunanya akan menenmpuh pendidikan agama di pondok pesantren.

   Menurut Toto Husni Atorid menjenjang pendidikan pesantren di Babakan Ciwaringin adalah sebuah kebanggaan baginya. “kakek dan bapak saya dulu pesantren di Banten, tapi saya disuruh untuk pesantren di Babakan. Saya mulai pesantren disana saat aliyah. Teteh dan adik sibungsu juga ditempatkan di pondok pesantren disana, namun berbeda pengurusnya. Saya bangga menjadi lulusan salah satu pondok disini, karena setiap kiai pengurus pondok pesantren in sha Allah memberikan ilmu yang  bermanfaat. Dilihat juga dari sejarah pondok – pondok disini terbangun, sangat hebat” ucap bapak kelahiran Majalengka itu.

   Sebagai anak  laki – laki satu – satunya dalam keluarganya, tentu ini bukanlah menjadi hal mudah bagi beliau. Sebab beliau harus meneruskan dan memegang semua kegiatan di masjid yang dimiliki kakeknya sejak masjid itu dibangun tahun 1952, yang sekarang menjadi tanah hibah. Toto husni atorid selalu dapat diandalkan dalam kepengurusan masjid, baik itu dalam memimpin atau menjadi imam.

   Dengan  riwayat pendidikan dipesantren yang pernah ia jalani, menjadi hal yang sangat bermanfaat baginya. Mendapatkan banyak ilmu agama maupun mempelajari yang hanya tidak satu kitab saja. Hal ini membuat kepersiapan dirinya sebagai penerus bapak dan kakeknya dalam mengelola masjid, dan tentu saja membuat diri pribadi yang lebih bermanfaat dalam membagikan ilmu agamanya.

  “Mondok membuat saya dapat menerima banyak ilmu yang bermanfaat dan dapat saya praktekan dalam kehidupan saya. Tidak ada hal yang sia – sia jika melakukan kegiatan yang akan mendapatkan manfaat dunia akhirat” pungkas Toto Husni Atorid.


Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Memahami Peraturan Pemasangan Baliho Dan Spanduk

Protokol Kesehatan Untuk Keselamatan Bersama