Berbicara Dengan Landasan

 OPINI


Oleh Alpia Nur Zakiyyah Atorid

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    Menyampaikan suatu kalimat atau argumen memerlukan sebuah landasan, berbicara tanpa membawa landasan hanya membuat apa yang dikatakan terlihat kosong. Dalam sebuah diskusi alangkah baiknya kita memerhatikan apa yang sedang menjadi tema dalam sebuah perbincangan. Memaknai dan memahami dari apa yang dibicarakan tersebut. Ketika sebuah kalimat disampaikan dengan landasan, akan terlihat berbobot isinya.

    Dasar – dasar dalam sebuah  landasan yakni  mengerti, memahami, dan memaknai apa yang sedang diperbincangkan. Mengetahui ilmu dalam sebuah landasan, hal tersebut meyakinkan kita untuk mempunyai landasan yang kuat ketika menyampaikan sesuatu baik itu argumen maupun aspirasi. 

    Landasan itu tersendiri harus kita  maknai dan pahami, seperti kita mengetahui pentingnya sebuah landasan dalam berbicara, lalu efek apa yang akan terjadi jika kita berbicara dengan  berlandasan dan tanpa berlandasan?.  Berbicara dengan landasan akan mengubah  pikiran kita menjadi cermat, paham dalam apa yang dibicarakan, dan tidak mudah menerima sebuah berita palsu. Ketika berbicara  dengan landasan, kalimat apa yang disampaikan akan terlihat begitu bermakna dan berbobot. Tidak semerta – merta hanya asal berbicara dengan tidak memahami apa yang sedang menjadi tema. Berbicara tidak menggunakan landasan membuat seseorang yang berbicara akan menjadi terlihat bodoh, hanya ikut dalam sibuknya saja, sibuk tidak bermakna. Mudah dalam menyimpulkan sesuatu tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.

     Pada  era sekarang mudah sekali kita mengakses   sesuatu dengan cepat, banyak hal positif terdapat disana, namun tidak sedikit terdapat hal negatif. Perlunya mencari tahu dan memahami sebuah kebenaran itu penting, karena banyak kebohongan yang tersebar luas atau biasa disebut hoax. Mensaring sebuah argumen dengan bijak dan baik dapat menimbulkan efek yang juga  baik bagi para penikmatnya. Namun sebuah pembaca atau pendengar argumen harus pintar dalam memilah, mana yang baik dan benar akan faktanya. 

    Ikut berpatisipasi dalam sebuah diskusi maupun ikut dalam menyampaikan aspirasi sangatlah tentu dihargai. Kita sebagai generasi millennial harus bisa produktif dalam ikut berpatisipasi dalam hal yang positif, disamping itu perlu ditanam landasan yang kuat dalam diri kita agar tidak sembarang dalam berbicara maupun menerima sebuah penyampaian seenaknya. Inilah perlunya landasan dalam berbicara. Semoga kita dapat menjadi pembicara yang baik dan dapat memilah kalimat yang baik. Tidak serta – merta hanya ikut sibuk namun tidak berlandas.








Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Memahami Peraturan Pemasangan Baliho Dan Spanduk

Ketua Majelis Taklim A l – Hikam Sutawangi Lulusan Pesantren Babakan Ciwaringin

Protokol Kesehatan Untuk Keselamatan Bersama